JAKARTA - Potensi ekspor ikan hias Indonesia dapat mencapai hingga sekitar Rp600 miliar jika dioptimalkan dengan memperluas akses dan pemasaran ke pasar internasional.
"Potensi ekspor ikan hias Indonesia sendiri diperkirakan mencapai 60 juta hingga 65 juta dolar AS (sekitar Rp600 miliar)," kata Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Slamet Soebjakto, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (22/4).
Perkembangan produksi budidaya ikan hias Indonesia sebenarnya telah mengalami peningkatan secara signifikan dari tahun ke tahun.
Bahkan target 2012 yang dipatok KKP ternyata tercapai 115,16 persen dari target semula.
Saat ini Indonesia masih menduduki rangking kelima eksportir ikan hias dunia setelah Ceko, Thailand, Jepang, dan Singapura.
"Prospek bisnis ikan hias memang sangat menjanjikan. Apalagi ikan hias Indonesia memiliki keragaman baik bentuk tubuh dan warna yang indah sehingga dipercaya dapat mengurangi stres oleh para pencinta ikan hias," katanya.
Tingginya minat terhadap ikan hias Indonesia saat ini membuat semakin banyak pembudidaya ikan ataupun para pemasar yang mengusahakan ikan hias sebagai komoditas andalan.
Potensi ikan hias Indonesia baik dari segi produksi maupun jenisnya tercatat sebanyak lebih dari 450 spesies dari total 1.100 spesies ikan hias air tawar di dunia.
Sedangkan untuk ikan hias air laut Indonesia memiliki lebih dari 700 jenis spesies.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan pengembangan kawasan Minapolitan ikan hias di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada 2011.
Sumber : Skalanews/Antara