Beranda»Agribisnis»Petani kopi Bener Meriah resah

Petani kopi Bener Meriah resah

BISNIS ACEH
Kamis, 01 November 2025 10:46 WIB

[FOTO : ISTIMEWA]">FOTO : ISTIMEWAKopi

REDELONG - Petani kopi di beberapa kampung di Kecamatan Bener Kelipah dan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, merasa resah karena tanaman kopi mereka rontok buah sebelum masak. Kopi yang masih hijau yang dijuluki “kopi susu” berjatuhan dari pohonnya. Hal tersebut diprediksi berakibat menyebabkan hasil panen turun pada musim panen raya nanti.

Seperti diutarakan Sauti, petani kopi di Kampung Teleden. Dikatakannya, sebelum rontok buah kopi akan terlihat layu, kemudian bakal rontok jika batang tanaman digoyang.

“Kondisi tersebut tidak terjadi di semua pohon, hanya beberapa batang di setiap kebun. Namun tetap sangat meresahkan, karena kami khawatirkan merambat ke batang pohon lain,” kata Sauti.

Petani tidak mengetahui penyakit yang menyerang tanaman tersebut, dan apa penyebabnya, sehingga tidak dapat berbuat apa-apa untuk mencegah rontoknya buah. "Ini baru pertama kali terjadi, kami  tidak tahu harus berbuat apa untuk mengantisipasinya,"  imbuh Sauti.

Kabid Perkebunan dan Kehutanan pada Badan Penyuluhan Tanaman Pangan Bener Meriah, Yusra, mengaku telah dilapori permasalahan tersebut.

"Sudah mendapatkan laporan dari petani. Petugas penyuluh sudah turun ke beberapa tempat, seperti di Kampung Kala Tenang penyuluh telah meninjau kebun kopi petani untuk melihat langsung buah kopi hijau yang rontok. Tetapi kami belum bisa memastikan apa penyebabnya," kata Yusra.

Namun Yusra mengatakan, kemungkinan itu disebabkan cuaca ekstrim atau penggunaan pestisida berlebihan.

“Atau kemungkinan lain kurangnya perlindungan tanaman dari sinar matahari langsung. Dalam waktu dekat kami akan melaporkan kondisi ini ke Bupati,” katanya.

 

Sumber : Medanbisnis


Terkait

    Redaksi:
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


    Komentar Anda
    Close