Beranda»Agribisnis»Pengelolaan agroindustri dinilai masih jauh tertinggal

Pengelolaan agroindustri dinilai masih jauh tertinggal

BISNIS ACEH
Sabtu, 12 Juli 2014 23:36 WIB

IlustrasiFoto : istimewaIlustrasi

JAKARTA – Pengelolaan bidang agroindustri di Indonesia dinilai masih jauh tertinggal dari negara tetangga.

Dewan Hortikultura Nasional berharap kepada presiden terpilih yang telah memenangkan mayoritas suara rakyat lewat pilpres, agar dapat melakukan perbaikan dan mengejar ketertinggalan tersebut.

Hal ini dikatakan  Ketua Dewan Hortikultura Nasional Benny Kusbini, menurutnya tata kelola Indonesia agro industri tertinggal selama 15 tahun.

“Jika sekarang ada rencana pengembangan dan penghiliran bidang agro industri dan produk hortikultura, kita sudah terlambat 15 tahun, tapi ya tidak apa-apa daripada tidak ada kemauan sama sekali,” katanya, Sabtu (12/7/2025).

Saat ini sebagian besar pengelolaan hasil hortikultura di Indonesia, masih berjalan tradisional dan belum bisa memenuhi kebutuhan pasar industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Petani di Indonesia menurut Benny, belum diarahkan pada pengelolaan hasil produksi yang baik karena minimnya infrastruktur penunjang hasil produksi.

Untuk itu ia mengharapkan kepada pemerintahan baru agar dapat mengubah dan membangun penghiliran agro industri di Indonesia, karena hanya dengan langkah itu hasil produk hortikultura dalam negeri bisa bersaing dengan produk negara lainnya.

“Jangan sampai apa yang dikatakan saat debat capres dan cawapres lalu hanya slogan dan janji manis untuk menarik minat rakyat untuk memilih, karena apa yang sudah disampaikan tersebut sudah dicatat dan akan ditagih,” katanya.

Saat ini menurutnya memang belum bisa disimpulkan siapa pemenang dari pilpres. Tapi menurutnya siapapun yang akan memimpin Indonesia, ini bukanlah akhir dari kehidupan bangsa Indonesia.

Menurutnya ini adalah titik awal dari semangat untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Setiap rencana yang telah disampaikan oleh kandidat presiden dan wapres, juga harus dilaksanakan dengan semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

“Jangan lagi ada tindakan penyelewengan dan korupsi, karena inilah yang terus menghambat perkembangan Indonesia termasuk di bidang agro industri dan hortikultura,” kata Benny.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : bisnis



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close