Beranda»Agribisnis»Harga daging sapi mahal, sebagian warga Aceh beralih ke daging ayam

Harga daging sapi mahal, sebagian warga Aceh beralih ke daging ayam

BISNIS ACEH
Sabtu, 28 Juni 2014 01:47 WIB

[Foto : istimewa]">Foto : istimewaDaging sapi

LHOKSEUMAWE - Setiap tahun, menjelang satu hari sebelum masuk bulan Ramadan, di Aceh selalu ada tradisi Makmue Gang.

Tradisi makan daging sapi sebagai ungkapan rasa bahagia menyambut bulan puasa ini ternyata menyebabkan harga sapi menjadi sangat mahal, jauh dari harga normal.

Pantauan di beberapa pasar di Lhokseumawe, Aceh, harga daging sapi berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp130 ribu. Harga ini jauh lebih mahal dari harga biasanya yang hanya berkisar sekitar Rp60 ribu hingga Rp80 ribu.

"Sudah biasa, setiap hari meugang harganya mahal. Hari ini Rp130 ribu," ujar Yusuf, salah seorang pedagang daging sapi Makmue Gang di Pasar Cunda Lhokseumawe, Aceh, Jumat, 27 Juni 2014.

Hari ini, dijadikan para pedagang sebagai hari Makmue Gang. Hal itu karena seringnya terjadi perbedaan jadwal penentuan awal puasa. Menurut Yusuf, Sabtu besok, 28 Juni 2014, harga sapi bisa menjadi Rp140 hingga Rp150 ribu.

"Hari ini saja sudah segini harganya, mungkin besok bisa sampai Rp150 ribu," kata Yusuf.

Dia menambahkan, harga tersebut dijual sesuai dengan harga sapi atau lembu yang memang melonjak jelang puasa. Harga sapi, kata Yusuf, untuk yang ukuran 80 kilogram sekitar Rp11 juta. Sementara sapi berukuran 180 kilogram harganya sekitar Rp22 juta.

Sejumlah warga yang tidak sanggup membeli daging sapi terpaksa beralih membeli daging ayam. Menjelang puasa, harga ayam potong yang semula sekitar Rp20 hingga Rp22 ribu, kini menjadi Rp35 ribu.

Salah seorang warga, Erlinawati mengatakan tetap akan membeli daging meski harganya terbilang cukup mahal. "Memang setiap Makmue Gang harga daging sapi mahal, mau bagaimana lagi, mau tidak mau kita tetap beli," katanya.

Ia menambahkan, seharusnya pemerintah turun tangan mengendalikan harga daging sapi yang melambung. "Seharusnya pemerintah bisa menjamin harga daging sapi tetap seperti hari biasa, agar semua masyarakat bisa membelinya," kata Erlinawati.

 

 

 

 

Sumber : viva



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close