MEULABOH - Kepolisian Resort Nagan Raya, Polda Aceh berhasil menemukan sekitar 40 ribu batang ganja berusia 4-6 bulan atau seluas lima hektar lebih dikawasan pegunungan Beutong Ateuh Banggalang, pada Sabtu (10/4) siang.
"Ada tiga lokasi berbeda kita menemukan ladang ganja siap panen ini, kedepan kita berharap ada bantuan dari BNK pusat untuk melakukan pemotretan udara karena diwilayah kerja kita ini disinyalir masih sangat luas namun belum terpetakan karena berada diatas pegunungan,"kata Kapolres Nagan Raya AKBP Agus Adrianto di Jeuram, Minggu.
Melalui Kasat Narkoba IPTU Syamsul Arifin dia menjelaskan, dalam operasi antik 2015 dipimpin langsung kapolres tersebut ditemukan tiga titik ladang ganja dengan luas lahan berfariasi dengan menempuh jarak tiga jam perjalanan kaki.
Sebanyak 40 orang personel polri yang turun kelokasi menemukan seluas 2,5 hektar ladang ditanami sekitar 30 ribu batang pada lokasi pertama, kemudian lokasi kedua ditemukan satu hektar tumbuh 4.000 batang ganja, sementara titik ketiga ditemukan 1,5 hektar sebanyak 6.000 batang ganja.
Dari total 40 ribu batang atau sekitar 20 ton ganja tersebut dimusnahkan dengan mencabut dan dibakar, sebagai barang bukti untuk pemusnahan pihaknya membawa pulang sebanyak 1.000 batang ganja ke Mapores Nagan Raya.
"Setelah operasi Optik ini selesai nanti akan kita lakukan pemusnahan masal. Dalam operasi kemarin pemiliknya diduga sudah lari karena mereka memantau kedatangan kita dari atas pegunungan,"jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, setelah dilakukan pemusnahan ladang ganja tersebut Kapolres AKBP Agus Adrianto didampinggi Wakapolres memberikan pencerahan serta sosialisasi kepada masyarakat penduduk setempat.
Dalam arahannya kapolres memintakan masyarakat untuk tidak lagi menamam ganja dan beralih kepada menanam tanaman produktiv sehingga tidak terbentur dengan persoalan hukum negara.
Masyarakat pedalaman Kabupaten Nagan Raya tersebut mengaku tidak mengetahui siapa pemilik ladang ganja tersebut, akan tetapi setelah mendengar pengarahan dari pihak berwajib berjanji untuk merubah perilaku menanam tanaman produktif seperti kopi serta buah-buahan dan sayuran.
"Disana kita juga sempat memberikan pencerahan kepada masyarakat, kita mengajak tokoh masyarakat untuk beralih menanam tanaman yang lebih bermanfaat. Kita juga mengharapkan ada dukungan pemda Nagan Raya untuk memberantas narkoba ini,"katanya menambahkan.
Sumber : antara