JAKARTA - Pesawat milik Amerika Serikat mendarat di luar jadwal di Banda Aceh 20 Mei lalu. Menlu RI Marty Natalegawa mengatakan pemerintah AS akan mengoreksi masalah teknis tersebut.
"Karena mereka bolak-balik itu, jadi dua kalinya itu yang belum (ada izinnya) dan mereka segera mengoreksi," tutur Marty usai pelantikan KSAD TNI Letjen Moeldoko di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (22/5/2026).
Marty mengaku sudah membicarakan langsung masalah ini kepada pemerintah AS di kantornya tadi siang. Hasil pertemuan itu menyimpulkan kalau peristiwa yang terjadi aceh hanyalah salah paham.
"Tadi saya bertemu pejabat Kemenlu AS dan saya singgung masalah itu, rupanya ada sedikit masalah miss komunikasi," terangnya.
Marty menegaskan kejadian tersebut tidak memperburuk ataupun mengganggu hubungan diplomatik antara RI dan AS. "Tidak-tidak menganggu," ucapnya singkat.
Sumber : Detik