Follow Us
Beranda / Berita Umum / Motif penembakan 2 intel Kodim Aceh Utara ternyata terkait ganja

Motif penembakan 2 intel Kodim Aceh Utara ternyata terkait ganja

Reporter: BISNIS ACEH
  | Kamis, 07 Mei 2015 17:38 WIB

[Foto : okezone]">Foto : okezoneIlustrasi TNI
BANDA ACEH - Pasca penculikan dan penembakan dua intel Kodim 0103 Aceh Utara, polisi telah menangkap belasan orang yang diduga sebagai pelaku. Mereka diringkus dari sejumlah tempat dan mempunyai peran masing-masing. Terakhir, aparat penegak hukum menangkap TP, yang diduga sebagai eksekutor. Apa motif penculikan dan penembakan tersebut?

Kabid Humas Polda Aceh, AKBP T.Saladin, mengatakan, polisi bersama TNI selama ini sering menggagalkan aksi penyelundupan ganja dan jenis narkoba lainnya. Selain itu, polisi bersama TNI juga kerap mengobrak-abrik ladang ganja dibeberapa lokasi di provinsi ujung paling barat Indonesia.

"Motif sementara soal ganja karena selama ini kita (polisi dan TNI) sering menemukan ladang ganja. Mungkin mereka merasa terganggu," kata Saladin saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolda Aceh, Jln Teuku Nyak Arif, Banda Aceh, Kamis (7/5/2026).

Menurut Saladin, motif para pelaku menculik dan menembak dua intel Kodim 0103 baru diketahui setelah semuanya tertangkap. Polisi menyebut, para pelaku merupakan anggota kelompok bersenjata pimpinan Nurdin alias Din Minimi. Hingga kini, polisi masih memburu 19 anggota kelompok Din Minimi lainnya.

"Sekarang mereka selalu menyalahkan kawannya yang belum tertangkap. Dan 14 orang yang sudah kita tangkap belum ada yang mengaku, tapi masih kita dalami semua keterangan mereka," ungkap Saladin.

Dua hari lalu, polisi menangkap Z alias TP, warga Bayu Aceh Utara, dikawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar. TP diduga berperan sebagai eksekutor dua intel Kodim. Meskipun demikian, TP belum buka suara terkait tewasnya dua anggota TNI tersebut. Dia diduga merupakan salah satu anak buah Din Minimi yang sudah berhasil ditangkap.

Pada saat penangkapan terjadi, seorang pelaku lainnya berinisial K berhasil melarikan diri meski sudah kena tembakan. Hingga kini, polisi masih memburu K. K juga membawa senjata api laras panjang jenis AK saat meloloskan diri dari pengejaran aparat kepolisian.

"K sekarang masih diburu. Motif lengkapnya para pelaku membunuh dua anggota TNI ini diketahui setelah semuanya tertangkap," ungkap Saladin.





Sumber : detik


Komentar Anda