BANDA ACEH - Kejaksaan Tinggi Aceh segera menyiapkan tim verifikasi bagi pendaftar calon pegawai negeri sipil yang mendaftar dari provinsi itu.
"Pendaftarannya via online. Jadi, kalau ada yang mendaftar dari Aceh, tentu kami yang memverifikasinya," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh di Banda Aceh, Senin.
Ia mengatakan, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membuka pendaftaran bagi 1.000 CPNS tahun anggaran 2013 untuk ditempatkan di kejaksaan seluruh Indonesia.
Formasi CPNS tersebut, lanjut dia, terdiri 450 lulusan S1 Ilmu Hukum untuk jabatan fungsional calon jaksa (Golongan III/a), 38 lulusan S1 ekonomi akuntansi untuk jabatan fungsional calon auditor (Golongan III/a).
Kemudian, 38 lulusan D3 komputer untuk jabatan fungsional calon pranata komputer (Golongan II/c), 38 lulusan D3 ekonomi akuntansi untuk jabatan fungsional calon auditor (Golongan II/c). Serta 436 lulusan SLTA untuk pengawal tahanan, penyiapan barang bukti, dan pengemudi (Golongan II/a).
"Pendaftaran dilakukan secara online di situs resmi rekrutmen CPNS Kejaksaan Agung RI dengan alamat www.kejaksaan.go.id/rekrutmen. Pendaftaran mulai 8 hingga 22 September. Sedangkan verifikasi 23 hingga 26 September 2013," kata Amir Hamzah.
Pelaksanaan ujian, kata ia, untuk calon dari Aceh, ujian tahap pertama digelar 3 November 2025 bertempat di Kantor Kejati Aceh di Banda Aceh.
"Pengumuman hasil ujian tahap pertama ditentukan oleh Kementerian PAN & RB. Sedangkan pelaksanaan ujian tahap dua, pengumuman hasil ujian tahap dua, dan penerbitan surat keputusan sebagai CPNS Kejaksaan RI ditentukan kemudian," kata dia.
Terkait penerimaan CPNS di lingkungan kejaksaan, Amir Hamzah mengimbau kepada pelamar agar tidak percaya kepada calo yang berusaha mengiming-iming agar lulus dengan menyerahkan sejumlah uang,
"Jika ada calo dari siapa pun termasuk oknum kejaksaan segera laporkan ke satgas pengawas CPNS. Yang menentukan kelulusan bukan kejaksaan, tetapi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara," tegas Amir Hamzah. | antaraaceh.com