Beranda»Berita Umum»Kadis Peternakan Aceh Barat hajar seorang camat

Kadis Peternakan Aceh Barat hajar seorang camat

BISNIS ACEH
Kamis, 26 Juni 2014 17:44 WIB

IlustrasiFoto : istimewaIlustrasi

MEULABOH - Proses menyembelih kerbau di Gampong Langung, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Rabu (25/6) yang disaksikan oleh Camat Meureubo, Najamuddin MSi geger karena secara mendadak Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Aceh Barat, Teuku Zainal Abidin MT tiba di lokasi tersebut dan menyerang sang camat dengan tendangan ala kungfu.

Insiden yang menyedot perhatian warga tersebut terjadi Rabu (25/6) siang sekitar pukul 10.00 WIB. Waktu itu Camat Najamuddin bersama masyarakat sedang menyembelih kerbau bantuan sebuah perusahaan untuk dibagi-bagikan dagingnya kepada anak yatim menjelang Ramadhan 1435 H.

Hingga tadi malam belum diketahui apa alasan Kadistannak Aceh Barat menyerang Camat Meureubo. Saat Serambi menhubungi melalui ponselnya, tidak direspons, begitu pun sms yang dikirim tidak dibalas.

Informasi dari sumber-sumber masyarakat yang menyaksikan insiden itu menyebutkan, Kadistannak datang ke lokasi penyembelihan kerbau di Desa Langung didampingi stafnya. Namun tak lama berada di lokasi itu, tiba-tiba Kadistannak terlihat marah-marah dan puncaknya menendang Camat Najamuddin.

Melihat gelagat tak menguntungkan itu, masyarakat secepatnya melerai dan mengamankan sang camat. Sedangkan Kadistannak langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Meski belum diketahui apa sebenarnya motif Kadistannak mengamuk dan menyerang Camat Meureubo, namun ada informasi yang menyebutkan kemungkinan pejabat itu kesal karena beberapa hari lalu Pemkab Aceh Barat telah mengeluarkan seruan agar penyembelihan hewan menyambut meugang puasa dilakukan secara serentak mulai hari ini, Kamis (26/6). Ternyata Camat Meureubo dinilai tidak mengindahkan seruan itu. Namun ketika mengetahui penyembelihan itu untuk anak yatim, Kadistannak langsung meninggalkan lokasi. “Itu hanya dugaan kami. Bisa jadi pula ada alasan lain,” kata seorang sumber.

Camat Meureubo, Najamuddin yang dikonfirmasi ulang oleh Serambi, Rabu (25/6) sore membenarkan insiden tersebut yang menurutnya sangat memalukan karena terjadi di hadapan masyarakat.

“Saya tak terima perlakukan kasar ini. Saya datang ke lokasi (penyembelihan) mewakili Bupati Aceh Barat yang berhalangan hadir di acara pembagian daging meugang untuk anak yatim. Tiba-tiba saya diserang,” kata Najamuddin.

Camat Najamuddin menceritakan, ketika Kadistannak tiba di lokasi tersebut, langsung emosi dan marah-marah dan menendang dirinya. “Saya tak membalas perlakuannya karena berusaha menjaga kewibawaan pejabat negara di hadapan masyarakat. Apalagi waktu itu saya mengenakan seragam dinas,” kata Najamuddin.

Camat Najamuddin mengaku sudah melaporkan kasus tersebut kepada Bupati Aceh Barat, HT Alaidinsyah serta Wakil Bupati Drs H Rachmat Fitri HD. Sedangkan kepada polisi, belum ia laporkan karena masih menunggu tindak lanjut laporannya kepada atasan (bupati dan wakil bupati). | serambinews.com



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close