Beranda»Berita Umum»Banjir landa Birueun, pasangan suami istri terseret arus

Banjir landa Birueun, pasangan suami istri terseret arus

BISNIS ACEH
Kamis, 03 Januari 2013 22:21 WIB

ilustrasi banjirFOTO : Istilustrasi banjir

BIREUEN - Banjir bandang menerjang permukiman warga di Desa Pucok Alue Rheng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen Rabu (3/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Pasangan suami istri, Hamzah dan Sakdah, terseret saat motor yang dikendarainya diterjang banjir. Kendati tidak memakan korban jiwa, ratusan hewan ternak hilang, termasuk sejumlah perabotan penduduk.

Kepada Kompas.com, Hamzah menjelaskan, ia bersama istrinya, Sakdah, saat itu sedang di perjalanan. Tiba-tiba banjir menerjang sehingga motornya terseret arus. Ia dan istrinya terjatuh dan nyaris terseret air. Beruntung, keduanya berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan motornya sempat hanyut, namun bisa diselamatkan oleh sejumlah warga.

"Untung banyak warga di depan yang sibuk menyelamatkan harta sehingga cepat direspons" kata Usman.

Informasi dihimpun, banjir yang menggenangi permukiman warga saat ini mencapai ketinggian 80 cm sampai 1 meter. Air menutupi badan jalan nasional sehingga mengganggu arus lalu lintas. Polisi setempat pun segera turun tangan mengatur arus lalu lintas.

Sekretaris Desa Cot Kruet, Kecamatan Peudada, Fauzan mengatakan, banjir tersebut terbilang paling besar yang mereka rasakan di awal 2013. Bencana ini menyebabkan rumah warga berjumlah 150 keluarga itu tergenang. "Rumah rusak total 20 unit, rumah lainnya rusak ringan. dua warga ikut pingsan dan menjalani perawatan di rumah sakit," kata Fauzan.


Sumber | kompas



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Berita Umum

Close