BIREUEN - Ratusan rumah di dua Kecamatan Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, terendam banjir mencapai 1,5 meter. Sebagian warga mengungsi, sisanya dievakuasi.
Informasi yang dihimpun, banjir akibat luapan Sungai Simpang Mamplam dan Sungai Pandrah itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB Jumat (1/2/2026). Hingga sore, air belum surut.
Banjir menggenang di Kecamatan Simpang Mamplang dan Kecamatan Pandrah. Ketinggian air di dalam rumah warga mencapai satu meter lebih.
"Ada ratusan rumah terendam banjir di dua kecamatan itu. Saat ini sebagian warga desa di Kecamatan Simpang Mamplang sudah mengungsi ke kantor camat," kata Kepala Badan Penangunglangan Bencana Daerah Bireuen, Agussalim, saat dihubungi detikcom, Jumat (1/2/2026).
Menurutnya, Banjir yang terparah di temukan di kawasan pemukiman penduduk Desa Pulo Dapung dengan ketinggian air hampir 1,5 meter.
Agussalamin menambahkan, selain Desa Pulo Dapong, banjir juga melanda sejumlah desa lainnya seperti Ie Rhob Timu, Ie Rhob Barat, Ie Rhob Geulumpang, Pulo Drien, dan Arongan dan Dua Dayah.
"Untuk mengantisipasi banjir susulan, kami menerjunkan beberapa personel ke lokasi untuk mengevakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," katanya.
Saat ini, BPBD Kabupaten Bireun telah mendirikan posko dan dapur umum untuk pengungsi di kantor Camat Simpang Mamplang.
Sumber : Detik