Beranda»Berita Umum»11 Keuchik di Banda Aceh tolak bagi BLSM

11 Keuchik di Banda Aceh tolak bagi BLSM

BISNIS ACEH
Jum`at, 30 Agustus 2013 20:31 WIB

[FOTO : antaranews.com]">FOTO : antaranews.com

BANDA ACEH - Sebanyak 11 keuchik (kepala desa) se-Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh menolak membagikan kartu BLSM kepada warga desa mereka masing-masing, jika tak semua warga miskin terdata dan mendapat kartu BLSM.

Para keuchik yang tergabung dalam Asosiasi Keuchik Kecamatan Kuta Alam (Asokulam) ini mengatakan akan menolak jika nama warga miskin ini hanya sebatas didaftar saja atau hanya sebagai pengganti warga penerima BLSM tahap I yang tak mengambilnya.

Para keuchik juga mendesak agar semua warga miskin yang terdata di gampong (desa) mereka masing-masing mendapat Bantuan Langsung Sementara (BLSM) tahap II yang jadwalnya dicairkan September 2013.

“Kalau tetap dipaksakan dan tidak sesuai data yang ada di desa, kami tidak bertanggungjawab terhadap berbagai persoalan yang muncul,” kata Ketua Asokulam, Alta Zaini yang juga kepala Desa Lampulo, Banda Aceh, Jumat (30/8/2025).

Sikap para orang nomor satu di setiap desa ini disampaikan pada pertemuan dengan Camat Kuta Alam, Azhari Aiga di kantor Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Intinya, pada pertemuan itu meminta para keuchik memasukkan nama warga miskin sebagai pengganti warga yang tak mengambil dana BLSM tahap pertama.

“Kami semua menolak permintaan itu, soalnya data KK penerima BLSM tahap I sesuai data BPS Banda Aceh 2011, tapi tak sesuai data warga miskin yang ada di gampong tahun 2012-2013,” kata Alta.

Menurut Alta, pihaknya juga akan mengirimkan surat protes kepada Wali Kota Banda Aceh, jika pembagian kartu ini tidak sesuai dengan permintaan para kepala desa. | kompas.com



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Berita Umum

Close