BANDA ACEH - Masyarakat menilai salah satu kapal motor cepat yang melayani rute Banda Aceh-Sabang sudah tidak memadai karena armada sudah tua.
Abdullah Imuem, anggota DPRK Banda Aceh, berharap kecelakaan transportasi pariwisata tidak lagi terulang yang diakibatkan oleh buruknya sistem pelayanan transportasi di daerah tersebut. Hal itu dia ungkapakan untuk menjawab keresahan masyarakat mengenai transportasi di Banda Aceh-Sabang.
"Saya berharap kapal penumpang khususnya yang beroperasi dari dan ke Sabang itu benar-benar laik layar," katanya, Jumat (3/5/2026).
Kapal Cepat KM Citra Jet yang didatangkan dari kawasan Indonesia Timur membutuhkan waktu tempuh sekitar 80 menit, dinilai masih kurang memadai dibandingkan dengan waktu tempuh normal 45 menit.
Abdullah berpendapat pengadaan sarana dan prasarana yang bertujuan memajukan pariwisata Aceh oleh pihak swasta memang di anggap perlu, Namun jangan sampai membahayakan masyarakat seperti kejadian KM Gurita.
Sumber : Bisnis/Antara