Beranda»Transportasi & Logistik»Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh merugi Rp23 miliar

Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh merugi Rp23 miliar

BISNIS ACEH
Senin, 21 Januari 2013 17:56 WIB

Bandara Sultan Iskandar MudaFOTO : IstBandara Sultan Iskandar Muda

BANDA ACEH - PT Angkasa Pura II yang mengelola 12 Bandara di Indonesia bagian barat mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,2 triliun pada tahun 2012. Tercatat enam dari 12 bandara merugi tahun lalu.

"Pendapatan kita tahun 2012 Rp 4,1 triliun sedangkan beban kita Rp 2,5 triliun yang kemudian pajak badan kita sebesar Rp 413 miliar sehingga laba kita Rp 1,2 triliun," ungkap Direktur Utama Angkasa Pura II, Tri S Sunoko di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/1).

Dari data Tri, enam bandara yang merugi adalah Bandara Sultan Mahmud Baharudin di Palembang yang merugi sebesar Rp 22 miliar, kemudian Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh yang merugi sebesar Rp 23 miliar.

Bandara ketiga yang merugi adalah Bandara Internasional Minangkabau di Padang yang merugi sebesar Rp 18 miliar. Bandara keempat yang merugi adalah Bandara Halim Perdana Kusuma yang merugi Rp 12 miliar. Bandara yang kelima yang merugi adalah Bandara Sultan Thaha di Jambi yang merugi Rp 3,7 miliar dan Bandara terakhir yang merugi adalah Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang yang merugi Rp 9,1 miliar.

Sedangkan dari seluruh bandara yang kelolaan AP II, terdapat enam bandara yang mengantongi keuntungan. Bandara yang mengantongi untung paling besar adalah bandara Soekarno-Hatta yaitu Rp 2 triliun. Selain itu, laba bandara Polonia Medan yang untung Rp 86 miliar. Bandara ketiga yang untung adalah Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru yang untung sebesar Rp 4 miliar.

Bandara keempat yang untung adalah Bandara Supadio Pontianak yang untung sebesar Rp 14 miliar. Bandara kelima yang untung adalah Bandara Husein Sastranegara yang untung sebesar Rp 18 miliar. Kemudian bandara terakhir yang untung adalah Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang yang untung Rp 6,2 miliar.

Pada tahun 2013, Angkasa Pura II menargetkan laba Rp 1,08 triliun dengan jumlah pendapatan sebesar Rp 4,3 triliun.


Sumber | merdeka



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Transportasi & Logistik

Close