BANDA ACEH - Kapal ferry penumpang dan barang KMP BRR segera beroperasi setelah sebelumnya naik dok selama lebih kurang 28 hari di Belawan, Medan. Hal itu disampaikan Mawardi Kepala PTD Pelabuhan Penyeberangan Balohan Dishbkominfo Kota Sabang sebagaimana dilansir dari situs bpks.go.id hari ini, Jumat.
"Benar, Pak. Malam ini sekitar jam 8 malam KMP BRR tiba kembali di pelabuhan Balohan Sabang. Besok pagi akan melayani trip Balohan - Ulee Lheue PP dengan jadwal tetap sabtu/minggu dan rabu melayani 2 trip . Sementara senin/selasa/kamis dan jumat BRR hanya melayani 1 trip PP," Jelasnya.
Sebelumnya, banyak masyarakat bertanya-tanya kapan KMP BRR akan beroperasi kembali setelah naik dok, mengingat masyarakat umum masih enggan menaiki KMP Papuyu yang kapasitasnya kecil dengan kecepatan lebih lamban dari BRR.
Muhammad Hadi, seorang penumpang Papuyu sempat mengeluh kepada BPKS News saat dirinya harus berdesak-desakan naik Papuyu dari Ulee Lheue ke Balohan selama 3 jam lebih. Ironisnya ketika banyak penumpang membludak, Papuyu juga harus berlayar dilautan luas hingga malam demi mengejar trip agar semua penumpang tertampung dan hars berdesak-desakan.
"Saat BRR naik dok, saya agak takut naik Papuyu karena kapal ini terbilang kecil, lamban dan banyak muatan didalam. Seharusnya pemerintah berpikir lebih serius agar menempatkan satu lagi kapal setara KMP BRR, jangan hanya lalai dengan kekuasaan, lihatlah kami di laut harus berjuang dengan ganasnya ombak, bapak-bapak enak naik mobil mewah, sementara rakyat harus sport jantung dengan kapal pas-pasan" pinta Hadi.
Menurt Mawardi, setelah KMP BRR kembali beroperasi, kapal Papuyu yang sebelumnya setia berlayar mengantikan BRR akan segera kembali tarik trip dari Ulee Lheue - Pulo Aceh. "Namun apabila satu waktu penumpang membludak diakhir tahunan atau waktu liburan, Papuyu juga diminta untuk membantu BRR trip Ulee Lheue - Balohan," pungkasnya.