BANDA ACEH - Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh, Iskandar mengatakan bahwa tahun 2013 pihaknya menargetkan rencana investasi Aceh sebesar Rp6,5 triliun. Hal ini didasarkan pada pertimbangan telah semakin pulihnya kepercayaan investor terhadap Aceh.
"Target Rp6,5 triliun tersebut merupakan target rencana investasi, ini berarti segala bentuk nota kesepakatan investasi dan rencana-rencana investasi termasuk didalamnya," katanya kepada Bisnis Aceh hari ini, Rabu.
Ia menjelaskan, bahwa target tersebut merupakan target investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan juga Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
"Tapi kita masih fokus pada PMDN, karena potensinya lebih besar, namun bukan tidak berarti PMA juga akan kita tingkatkan untuk tahun 2013 nanti," ujarnya.
Iskandar menerangkan bahwa pelaksanaan Aceh Investment Summit 2012 yang digelar hari ini bukanlah berhenti sampai pada pelaksanaan event, namun lebih dari itu kegiatan ini merupakan awal untuk kita menyusun rencana dan strategi umum penanaman modal di Aceh.
"Kedepan kita akan terus mengembangkan konsep profil investasi dan bisnis plan investasi didasarkan pada potensi dan peluang yang ada," tukasnya.
Kegiatan Aceh Investment Summit ini sendiri, sambungnya, lebih pada upaya untuk menjelaskan keberbagai pihak,terutama para investor, kepala daerah kabupaten/kota tentang rencana-rencana investasi yang akan dilakukan di Aceh kedepan.
"Paparan ini penting, agar terjadi sinkronisasi, dan arah yang jelas investasi Aceh," tandasnya.
Ia menuturkan, bahwa hal yang terpenting dan harus diperkuat kedepan, dalam strategi investasi di Aceh adalah realisasi antara perencanaan investasi dan realisasi investasi.
"Selama ini realiasi perencanaan investasi dan realiasi investasi belum seimbang," ungkapnya.
Untuk itu, tambah , ditahun 2013, dengan visi Aceh baru dalam investasi, yakni Aceh merupakan salah satu tujuan investasi di Indonesia, membutuhkan kerja keras dari semua pihak.
"Kita ingin mengembangkan investasi di Aceh dengan menekankan sektor hulu dan hilir dalam suatu sistem," ujarnya.