BANDA ACEH - Harga ikan Provinsi Aceh turun mulai turun hari ini, Senin (14/1), karena hasil tangkapan nelayan sejak beberapa hari terakhir meningkat, sedangkan permintaan tetap.
Dari pantauan Bisnis di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Lampulo, Banda Aceh, Provinsi Aceh, sejak beberapa hari terakhir, hasil tangkapan nelayan mulai meningkat, kendati sempat dilanda cuaca buruk.
Total hasil tangkapan nelayan di perairan itu bisa mencapai sekitar 1.000 keranjang atau sekitar 20.000 kilogram. Padahal, pekan lalu, gelombang yang tinggi dan cuaca buruk menyebabkan hasil tankapan minim.
Jenis ikan yang mengalami penurunan harga, antara lain ikan tuna menjadi Rp650.000 per keranjang dari harga sebelumnya sebesar Rp700.000 per keranjang, atau menjadi Rp10.000 per ekor untuk ikan kecil dari Rp15.000 per ekor.
Untuk ukuran sedang dijual dengan harga antara Rp25.000 per ekor hingga 30.000 per ekor dari Rp30.000 per ekor hingga Rp35.000 per ekor. Ukuran besar menjadi Rp40.000 per ekor dari Rp70.000 per ekor.
Menurut Rahmad, harga ikan di Banda Aceh turun akibat hasil tangkapan nelayan sudah mulai banyak. Meski demikian, cuaca buruk sangat menyulitkan nelayan untuk berlayar.
“Pasaran harga ikan untuk per kilo Rp35.000 perkilogram kami jual. Sekarang sudah mulai masuk cuaca timur. Kalau cuaca timur ini ombaknya besar namun ikannya sedikit,” jelasnya.
Selain ikan tuna, harga ikan dencis juga mulai di jual murah, yaitu Rp550.000 per keranjang dari harga sebelumnya, yaitu Rp600.000 hingga Rp650.000 per keranjang. Satu keranjang rata-rata 20 kilogram, tetapi kadang mencapai 28 kilogram.
Sumber : Bisnis