Beranda»Agribisnis»Industri hilir dibangun, kesejateraan peternak Aceh Besar diyakini meningkat

Industri hilir dibangun, kesejateraan peternak Aceh Besar diyakini meningkat

BISNIS ACEH
Sabtu, 19 Januari 2013 19:01 WIB

[FOTO : ISTIMEWA]">FOTO : ISTIMEWAIlustrasi

BANDA ACEH - Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Besar, Ahmad Tarmizi mengatakan di wilayahnya membutuhkan industri hilir peternakan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani di masa mendatang.

"Sulit meningkatkan nilai tambah bagi petani jika tidak adanya  industri hilir yang bergerak di sektor peternakan khususnya untuk menampung bahan baku produk dari sapi," katanya di Banda Aceh, hari ini.

Dijelaskan, selama tidak adanya industri hilir mengakibatkan petani merugi karena tingkat kesejahteraan petani yang ditandai dengan Nilai Tukar Petani (NTP) berada di bawah 100.

Menurut dia, ketidaksejahteraan yang diterima para petani tersebut diakibatkan oleh tiga faktor yakni ternak dibeli perekor bukan perkilogram daging bersih, tidak ada industri pengolah dan pembelian tidak kontan.

"Artinya, selama pembelian ini pembelian ternak dikhususkan untuk daging saja dan seperti tanduk, kuku dan kulit tidak dimanfaatkan dan ini tidak akan membeli nilai tambah kepada petani," katanya.

Ia mengatakan dengan kehadiran industri hulu juga akan mampu menurunkan harga daging sapi yang mencapai Rp150 ribu/kilogram, karena ternak yang dibeli tidak hanya dimanfaatkan untuk daging tetapi juga bahan baku industri lainnya.

Kemudian harga ternak yang dibeli para pedagang besar kepada petani tidak secara kontan dan ini mengakibatkan petani tidak bisa menikmati hasil panen dari peternakan.

"Peternak tidak bisa menikmati hasil penjualannya, karena pedagang tidak memberikan langsung harga sapi saat transaksi di laksanakan," katanya. Pihaknya optimistis dengan adanya kesinambungan antara ketiga faktor tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan menurunkan harga daging di Aceh.

Ia menambahkan, Aceh Besar merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi cukup besar untuk pengembangan sektor peternakan. Disebutkan, populasi ternak yang ada di Kabupaten Aceh Besar saat ini mencapai 142 ribu ekor dan jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan daging di kabupaten itu dan Banda Aceh.

 

Sumber : Waspada/Antara



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close