JAKARTA - Rekonsiliasi di Aceh terus membaik. Indonesia dianggap berhasil dalam mengembangkan perdamaian di Aceh.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPP Demokrat bidang ESDM, Teuku Riefky Harsa, dalam forum internasional yang diselenggarakan partai penguasa Malaysia, United Malays National Organisation (UMNO), seperti tertuang dalam siaran pers, Rabu (28/11/2025). Forum ini bertajuk 'Conflict and Conciliation in the People's Politics Looking Back or Looking Forward.
"Rekonsiliasi di Aceh sangat baik selama 12 tahun setelah MoU (Memorandum of Understanding/nota kesepahaman) Helsinki. Proses pembangunan berjalan baik. Proses demokrasi lancar. Pihak GAM (Gerakan Aceh Merdeka) memiliki partai lokal dan memegang peran di kepimimpinan Aceh sekarang,"ujarnya.
Dia menambahkan, adalah kewajiban bersama stakeholder untuk turut menjalankan kesinambungan perdamaian. Untuk segala kekurangan yang ada, hal tersebut bisa diatasi dan dicarikan solusi.
"Turunan MoU dan UU pemerintahan Aceh harus dilaksanakan dengan baik," ujar Riefky yang juga anggota DPR RI dari daerah pemilihan Aceh ini.
Sebagai salah satu delegasi Indonesia di forum UMNO ini, Riefky mengapresiasi komitmen dari seluruh insan politik, baik di ASEAN dan juga dunia, tentang perdamaian. "Dari forum ini saya melihat bahwa satu-satunya cara menyelesaikan konflik adalah dengan perundingan, bukan dengan cara militeristik," pungkas dia.
Sumber : Kompas