Beranda»Berita Umum»FORA minta orangutan di tempat wisata Aceh Besar disita

FORA minta orangutan di tempat wisata Aceh Besar disita

BISNIS ACEH
Selasa, 23 April 2026 20:32 WIB

[FOTO : Istimewa]">FOTO : IstimewaIlustrasi orangutan disita

BANDA ACEH – Forum Orangutan Aceh (Fora) meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh segera menyita orangutan (Pongo abelii)di tempat usaha wisata Mata Ie Hillside Adventure and Water Park, Kabupaten Aceh Besar.

Pemeliharaan yang dilakukan pemilik usaha tersebut dinilai telah melanggar Undang- Undang No 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Hayati dan Ekosistemnya serta Peraturan Pemerintah No 7 dan No 8/1999 terkait pemanfaaatan dan pengawetan jenis tumbuhan dan satwa liar. “Segera harus disita sebab barang bukti masih berada di lokasi,” kata in-vestigator Fora, Ratno Sugito, kemarin.

Setelah penyitaan, BKSDA diharapkan segera menitipkan orangutan ke pusat rehabilitasi untuk menjalani pemeriksaan medis. Fora juga mendesak adanya proses hukum terhadap pemilik lokasi wisata tersebut. Penegakan hukum diyakini dapat membuat pemelihara orangutan ilegal ini jera, sehingga perdagangan dan pemburuan satwa liar bisa dikurangi.

Dari hasil investigasi yang dilakukan Fora, orangutan di Mata Ie Hillside berkelamin betina dewasa. Kondisinya sangat memprihatinkan karena dirantai di lehernya dan diikat di sebatang pohon. Orangutan tersebut dibeli dari salah satu warga Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa di Banda Aceh.

Selain orangutan, di Mata Ie Hillside juga ditemukan sejumlah satwa langka lainnya. Ratno menjelaskan pihaknya dapat membuktikan adanya empat ekor siamang. Ada juga seekor burung rangkong badak, burung elang, dan satu bintarong.

 

Sumber : Okezone



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close