BANDA ACEH - Direktur Utama PT Lhoong Setia Mining (PT LSM) Jerry Patras mengatakan sejak beroperasinya perusahaan yang memproduksi biji besi di kawasan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, pihaknya telah mengeluarkan dana tanggungjawab sosial perusahaan, atau dana Coorporate Social Responsibility (CSR) sudah mencapai Rp4,1 miliar.
"Jika ditotal, dana CSR yang telah kami keluarkan sudah mencapai Rp4,1 miliar lebih," katanya kepada Bisnis Aceh hari ini, Jumat.
Ia menjelaskan, total dana CSR tersebut disalurkan dalam beberapa tahap, yakni tahap pertama sebesar Rp2,8 miliar, tahap kedua sebesar Rp1,7 miliar, dan tahap ketiga sebesar Rp600 juta pada tahun ini. "Secara normatif, didasarkan pada ketentuan UU perusahan diwajibkan mengeluarkan dana CSR sebesar 1% dari keuntungan perusahaan, namun PT LSM telah mengeluarkan lebih dari nilai yang ditetapkan tersebut," ujarnya.
Diceritakannya, peruntukan dana CSR yang dikeluarkan oleh perusahaan dilaksanakan melalui berbagai program dan bantuan sosial, baik kesehatan, pendidikan, akses air bersih, infrastruktur desa dikawasan perusahaan, dan juga bentuk kegiatan sosial lainnya. "Di bidang kesehatan, PT LSM telah mendirikan klinik modern yang langsung dikepalai oleh Dokter spesialis, dan klinik ini memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, serta menyediakan obat-obatan dengan kualitas terbaik," tuturnya.
Sementara itu, lanjutnya, program pendidikan yang dijalankan perusahaan adalah dengan memberikan beasiswa kepada masyarkaat sekitar, dan juga memberikan fasilitas sekolah kepada siswa berprestasi dikawasan Lhoong hingga keberbagai perguruan tinggi di Indonesia. "bahkan ada yang kita sekolahkan di perguruan tinggi untuk belajar tentang pertambangan," sebutnya.
Selain itu juga, sebutnya, banyak kegiatan sosial lainnya seperti perayaan maulid, peringatan hari besar islam dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang didukung penuh oleh perusahaan. "Bahkan PT LSM punya program memberikan biaya naik haji bagi masyarakat sekitar perusahaan," tandasnya.