Beranda»Bisnis & Investasi»WFO berminat bangun Fashion City US$2 miliar di Serpong

WFO berminat bangun Fashion City US$2 miliar di Serpong

BISNIS ACEH
Rabu, 12 Desember 2012 20:34 WIB

[FOTO : ISTIMEWA]">FOTO : ISTIMEWAIlustrasi

JAKARTA — Organisasi Fashion Dunia (WFO) tertarik membangun kawasan industri fashion (fashion city) di Serpong, Tangerang, dengan estimasi investasi mencapai US$2 miliar.

Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian akan mempertemukan WFO dengan Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) guna merealisasikan keinginan investasi tersebut.

“WFO berkeinginan investasi di Indonesia senilai US$1 miliar -US$2 miliar untuk membuat fashion city di BSD [Bumi Serpong Damai], Tangerang,” ujar Dirjen IKM Euis Saedah kepada Bisnis, Rabu (12/12).

Menurut Euis, WFO perlu menggandeng pengusaha fashion nasional dalam mendirikan  fashion city tersebut. Karenanya, pertemuan antar WFO dengan APPMI akan diupayakan segera. "Mungkin tahun depan."

Sebelumnya, Ketua Umum APPMI Dina Madiani mengatakan proses pengembangan industri fesyen Indonesia akan dilakukan secara bertahap.

Fokus pengembangan industri fesyen pada 2012 adalah meningkatkan kualitas dan material produk merek dalam negeri yang bertujuan meningkatkan penguasaan pasar domestik pada 2014.

Setelah itu, jelas Dina, industri fesyen Indonesia ditargetkan bisa didorong masuk ke pasar Asia pada 2018 dan ke pasar global pada 2025.

Kementerian Perindustrian optimistis industri mikro dan kecil akan tumbuh 7% pada 2012 dan 8% pada 2013 seiring dengan meningkatnya industri makanan dan fashion di Tanah Air.

Euis Saedah menuturkan kinerja IKM, khususnya industri mikro dan kecil, pada tahun ini cukup positif dibandingkan sektor manufaktur lain.

Berdasarkan statistik, rata-rata pertumbuhan industri mikro dan kecil sampai dengan kuartal III/2012 sekitar 7%.

“Sepanjang tahun ini saya yakin [industri mikro dan kecil] tumbuh 7%,” jealsanya.

Menurut Euis, subsektor industri mikro dan kecil yang mengalami akselerasi paling tinggi adalah industri makanan dan fashion. Tren keduanya diperkirakan masih akan berlanjut pada tahun depan dan akan akan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan 2013.

“2013 akan naik terus, [industri mikro dan kecil] bisa sampai 8%,” katanya.

 

Sumber : Bisnis



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Bisnis & Investasi

Close