JAKARTA - Harga saham Google Inc. untuk pertama kalinya menembus level US$1.000 per lembar di tengah optimisme iklan baru pada perangkat nirkabel dan video online.
Dengan begitu, saham Google bergabung dengan klub kecil saham Amerika Serikat. Harga saham perusahaan mesin pencari terbesar di dunia itu naik 14% menjadi US$1.011,41 pada penutupan perdagangan di New York.
Saham Google yang berharga US$85 pada IPO 2004 itu telah berkembang setiap tahun, kecuali 2010 dan 2008 yang melorot 56% selama resesi.
Google memperoleh keuntungan dari iklan untuk format baru setelah berekspansi di luar penyajian iklan, selain hasil pencarian pada desktop komputer. Menurut EMarketer Inc., perusahaan Internet tersebut meraup 33% dari pasar iklan online global tahun ini, naik dari 31% pada 2012.
"Ini tidak rumit. Ini adalah sebuah kisah soal model bisnis yang sudah terbukti. Intinya adalah pertumbuhan saham yang besar," tutur Martin Pyykkonen, analis di Wedge Partners Corp. di Greenwood Village, Colorado, seperti dikutip Bloomberg, Sabtu (19/10/2025).
Google telah mempunyai salah satu kapitalisasi pasar tertinggi di Amerika Serikat, yakni US$330 miliar, mengekor Appel Inc. dan Exxon Mobil Corp. Beberapa perusahaan dengan harga saham di atas US$1.000 yakni perusahaan perjalanan online Priceline.com Inc. dan produsen kalkun dan babi Seabord Corp. dengan nilai pasar hanya US$3 miliar.
Berdasarkan data yang dikumpulkan Bloomberg, sebagian besar analis memprediksi perolehan saham di masa mendatang untuk Google. Sebanyak 35 analis rekomendasikan buy saham tersebut dan 13 menyarankan hold. Tidak ada yang menyarankan jual.
Google diperdagangkan pada price-to-earning ratio (PER) 28, lebih rendah dari Facebook Inc. 237 dan Yahoon Inc. 29.
Saham Google melonjak setelah Google mengumumkan penjualan dan profit kuartal III yang mengalahkan estimasi analis, kemarin. Setelah Google beralih ke promosi mobile dari iklan berbasis pricier search di desktop, Google mengandalkan pepatah sederhana: volume, bukan hanya harga.
Google juga meningkatkan investasi untuk menaikkan kapasitas dan memperkenalkan layanan yang mendorong para pemasar untuk mengarahkan belanja lewat perangkat nirkabel. | bisnis.com