Beranda»Bisnis & Investasi»Pedagang batu cincin di Aceh Utara raup laba Rp14 juta perbulan

Pedagang batu cincin di Aceh Utara raup laba Rp14 juta perbulan

JAMALUDDIN ~ BISNIS ACEH
Jum`at, 20 September 2025 19:20 WIB

FOTO : bisnisaceh.com/Jamaluddin

LHOKSEUMAWE - Cukup dengan menjual batu cincin, Ahmad D, (53), warga Gampong Kuta Krueng, Jalan malikussaleh, Kecamatan Samudra, Aceh Utara ini mampu meraup untung 500 ribu perhari.

Pria berusia lanjut ini hari-hari hanya mengandalkan sebuah mesin pemotong besi atau Cut Off di depan rumahnya di Gampong Kuta Krueng. Mesin tersebut dimanfaatkan khusus untuk memotong batu ikik (batu cincin), yang kemudian dijual. Lumayan, dari bisnis cincin ini bisa menghasilkan uang banyak.

Batu cincin itu diambil di sebuah lahan tambak yang tak jauh dari rumahnya. Disana, cukup banyak batu cincin warna warni yang tertanam di pinggir lahan tambak tersebut.

Lokasi tambak ini, kata Ahmad, beberapa waktu lalu pernah digali oleh tim Dinas Kebudayaan setempat. Tambak tersebut digali karena ada sebuah isana tenggelam dan barang - barang bersejarah, yang menurutnya barang itu adalah berasal dari zaman kuno Kerajaan Islam Samudra Pasai.

Dari lokasi itu, Dinas Kebudayaan telah mengambil banyak barang bukti sejarah islam dn beberapa jenis barang kuno lainnya. Pria beristri empat ini menemukan batu cincin itu di lahan tambak yang telah digali oleh tim tersebut.

Ahmad menyebutkan, adapun jenis - jenis batu cincin yang diambil dari lahan miliknya itu antara lain, batu Yakop Merah, Batu Safir, batu delima, batu garnet, batu zamrud, batu turmali, dan batu blacksafir.

Batu - batu itu kemudian diukir dan dijual dengan harga bervariasi. Mulai dari 50 ribu hingga 200 ribu bahkan sampai 500 ribu per batu. Tiap hari ada pengunjung yang meminati batu cincin itu.

"Ada juga yang saya jual sampai 1 juta per batu, tapi saya jual ke orang - orang khusus," kata Ahmad saat berbincang dengan dengan Bisnis Aceh, hari ini. Batu yang harganya 1 juta, tidak dipamerkan dan dikeluarkan jika ada yang memesannya.

Dikatakannya, pembeli yang meminati batu cincin itu datang dari berbagai daerah dari Aceh seperti Bireun, Kuala Simpang dan Lhokseumawe, maupun dari luar Aceh bahkan ada pula yang dari Malaysia.

"Dari bisnis ini, kadang - kadang saya bisa dapat uang 400 hingga 500 ribu perhari," ujarnya. Bisnis modal kecil itu dilakukannya baru 9 bulan. Dikatakannya lagi, kalau dihitung dalam perbulan, untung dari bisnis batu cincin.



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Bisnis & Investasi

Close