Foto : okezone BANDA ACEH – Tim Perindo Aceh FC keluar sebagai juara Liga Futsal Perindo 2015 regional Aceh. Selain memperoleh trofi plus uang pembinaan Rp10 juta, mereka berhak mewakili Aceh dalam final Liga Futsal Perindo secara nasional di Jakarta, Juni mendatang.
Perindo Aceh FC tampil meyakinkan sepanjang turnamen yang diikuti 24 tim futsal usia 15-18 tahun sejak kemarin. Khalid dan kawan-kawan yang tak terkalahkan di babak-babak sebelumnya, akhirnya melenggang ke final bersama dua tim kuat lainnya yakni Seumpena FC dan FP Futsal Club.
Dalam partai pamungkas yang diisi tiga tim terbaik itu, Perindo Aceh FC juga tak terbendung. Mereka membantai tanpa ampun FP Futsal Club dengan skor 8-2, kemudian melumat Seumpena FC 4-2, di lapangan futsal Fair Play, Stuy, Banda Aceh, Sabtu 2 Mei 2015.
Atas raihan itu, Perindo Aceh FC memuncaki klasemen partai final segitiga dengan enam poin, sekaligus ditasbihkan sebagai juara. Sementara Seumpana FC menjadi runner up mendapat trofi dan uang Rp5 juta, berikutnya juara tiga FP Futsal Club meraih Rp2,5 juta.
Ketua DPW Perindo Aceh, Hamdani Hamid mengatakan, pihaknya akan terus membina dan mengasah keterampilan serta kemampuan tim juara ini, agar mereka bisa membanggakan Aceh di event tingkat nasional di Jakarta nantinya.
"Akan terus kami bina, kami asah keterampilannya, skill dan keahlian, kekuatan fisiknya, stamina dengan mendatangkan pelatih berpengalaman," ujarnya kepada Okezone usai resmi menutup turnamen futsal tersebut, dan menyerahkan trofi kepada tim juara.
Hamdani menyebutkan turnamen futsal ini akan dijadikan agenda tahunan DPW Perindo Aceh, sebagai bentuk dukungan dan komitmen partai yang diketuai Hary Tanoesoedibjo itu dalam memajukan olahraga di Indonesia, khususnya futsal.
Sementara manajer Perindo Aceh FC, Rahmad Rustiadi mengaku bangga atas hasil kerja keras pemainnya yang terdiri dari Edo (kiper), Habib, Febriansyah, Rozy, dan Khalid.
"Hasil latihan selama ini rasanya tidak sia-sia. Kami senang lolos ke Jakarta, target kami tetap juara dan bisa mengharumkan nama Aceh," ujarnya.
Sumber : okezone